Kamis, 30 Desember 2010
Jumat, 24 Desember 2010
Reunian
Hari ini, tgl 24 des 2010. aku janjian sama temen2 sdku untuk ketemuan di alpas pagi ini.. rencananya sih jam 8/9 gitu.. aku dateng jam 07.00 sekalian nganterin fari&rafi. tp waktuakiu sampe sana, belom ada orang.. akhirnya aku nungguin rafi masuk sampe jam 07.30 tetep belom ada yang dateng. sebenernya sih aku udh janjian sama hana, datengnya jam 7, tp gak tau tuh hana telat... aku udh telpon dia berkali-kali tp gak diangkat. akupun pergi dari sekolah dan menuju rumah via. aku nyamperin via di rumhanya, dan ternyata dia masih santai2 main internet. yaudah, waktu aku dateng dia langsung ganti baju, untung aja dia udah mandi -,-. waktu aku di rumah via, hana nelp. aku, dia bilang udh nyampe alpas, kitapun buru2 ke alpas. tp waktu sampe sana, hananya gak ada! yang ada malah aldo.. trus kita telpon hana lagi, dia bilag lagi di rumah sodaranya di komplek BI, dia langsung buru2 ke alpas. akhirnya dia nyampe juga di alpas, trus kita mutusin buat nyamperin putri.karena rumahnya deket, kita jalan kaki aja deh! kita jalan ke rumahnya, dan waktu kita sampe, dia masing tidur! ckcck -,-. ibunya ngebangunin dia gitu deh. tpkan nggakenak.. yaudah, kita suruh putri tidur lagi dan kita berangkat ke rumahnya mencong.. tp waktu kita ke sana, ternyata kita lewat jalan yg salah.. trus ya kita muter lagi deh! habisnya, kita udh lupa sih rumahnya mencong.. waktu kita sampe di sana, ayahnya bilang kalo mencong lagi kir. yaudah kita balik lagi aja ke alpas. trus waktu sampe sana, udh banyak orn, tp laki2 doang. ada kevin, gizky, reza, hilman, aldo, emyr, aro dll. karena cuman kita ceweknya, kita mutusin buat pergi ke rumah shaffa. kalo ke rumah shaffa sih, mash inget jalnnya :B. kita sampe di sana, shaffanya ada! alhamdulillah :) di sana kita dikasih tehbotol sama makanan ringan gituu. trus kita balik lagi ech ke alpas! kita sampe saan udh nambah loh orgnyya, ada tia, najla, vine, audrey. tau gak sih, masak waktu kita mau ketemu guru2, eh mereka lagi rapat.. sialnyaaa aaku hari ini -,- putri akhirnya dateng, tp disaaat... (episoe selanjutnya)
Senin, 06 Desember 2010
Rangkuman ekonomi kelas 7 manusia sebagai makhluk sosila dan makhluk ekonomi yang bermoral
BAB I
Manusia Sebagai Makhluk Sosial dan
Mahluk Ekonomi yang bermoral
• Manusia sebagai Sebagai Makhluk hidup secara sadar atau tidak sadar membutuhkan orang lain ( homo socialis )
• Untuk dapat berhubungan dengan orang lain , manusia harus memperhatikan norma yang berlaku. Jika tidak maka manusia akan saling memakan ( bersaing tidak sehat ) seperti manusia serigala ( homo homini lupus )
• Sedangkangkan homo economicus berarti perilaku manusia untuk senantiasa memaksimalkan pemenuhan kebutuhan hidupnya.
• Kata Ekonomi berasal dari bahasa Yunani “ oikonomia “ yang terdiri dari kata oikos dan nomos yang berarti aturan rumah tangga. Sedangkan secara luas , ekonomi berarti semua kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan memanfaatkan sumber daya yang langka
• Manfaat ilmu ekonomi
1. membantu kita menentukan cara yang tepat dalam memanfaatkan sumber daya yang langka
2. membantu kita menggunakan alat pemuas kebutuhan yang terbatas
3. membantu kita memilih dan menetapkan skala prioritas
• Kebutuhan manusia yang tidak terbatas menjadi permasalahan dalam perekonomian karena terjadi ketidakseimbangan antara jumlah dan sumber daya sebagai alat pemuas kebutuhan. Apalagi untuk sumber daya alam yang sebagian besar tidak dapat diperbaharui.
• Ditambah pertambahan penduduk yang jauh lebih cepat disbanding pertambahan jumlah bahan makanan ( T.R. Malthus )
• Contoh tindakan yang tidak homoekonomikus
Dalam pertemuan PK ada demo panic. Walaupunt tidak butuh banyak ibu ibu yang membeli karena gengsi
Ibu selalu pergi ke swalayan meskipun harganya mahal
• Manusia yang berprinsip homoekonomikus mempunyai cirri :
Bertindak efisien
Tindakan ekonomi didasari kepentingan sendiri
• Contoh tindakan manusia yang makhluk ekonomi dan social yang bermoral yaitu :
Kalaupun dengan tetangga kita berjualan barang yang sama , kita tetap bersaing secara sehat dan tidak saling menjatuhkan
Iklan satu produk tidak boleh menjelekkan produk sejenis karena tidak sesuai dengan etika bisnis
Manusia Sebagai Makhluk Sosial dan
Mahluk Ekonomi yang bermoral
• Manusia sebagai Sebagai Makhluk hidup secara sadar atau tidak sadar membutuhkan orang lain ( homo socialis )
• Untuk dapat berhubungan dengan orang lain , manusia harus memperhatikan norma yang berlaku. Jika tidak maka manusia akan saling memakan ( bersaing tidak sehat ) seperti manusia serigala ( homo homini lupus )
• Sedangkangkan homo economicus berarti perilaku manusia untuk senantiasa memaksimalkan pemenuhan kebutuhan hidupnya.
• Kata Ekonomi berasal dari bahasa Yunani “ oikonomia “ yang terdiri dari kata oikos dan nomos yang berarti aturan rumah tangga. Sedangkan secara luas , ekonomi berarti semua kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan memanfaatkan sumber daya yang langka
• Manfaat ilmu ekonomi
1. membantu kita menentukan cara yang tepat dalam memanfaatkan sumber daya yang langka
2. membantu kita menggunakan alat pemuas kebutuhan yang terbatas
3. membantu kita memilih dan menetapkan skala prioritas
• Kebutuhan manusia yang tidak terbatas menjadi permasalahan dalam perekonomian karena terjadi ketidakseimbangan antara jumlah dan sumber daya sebagai alat pemuas kebutuhan. Apalagi untuk sumber daya alam yang sebagian besar tidak dapat diperbaharui.
• Ditambah pertambahan penduduk yang jauh lebih cepat disbanding pertambahan jumlah bahan makanan ( T.R. Malthus )
• Contoh tindakan yang tidak homoekonomikus
Dalam pertemuan PK ada demo panic. Walaupunt tidak butuh banyak ibu ibu yang membeli karena gengsi
Ibu selalu pergi ke swalayan meskipun harganya mahal
• Manusia yang berprinsip homoekonomikus mempunyai cirri :
Bertindak efisien
Tindakan ekonomi didasari kepentingan sendiri
• Contoh tindakan manusia yang makhluk ekonomi dan social yang bermoral yaitu :
Kalaupun dengan tetangga kita berjualan barang yang sama , kita tetap bersaing secara sehat dan tidak saling menjatuhkan
Iklan satu produk tidak boleh menjelekkan produk sejenis karena tidak sesuai dengan etika bisnis
Langganan:
Komentar (Atom)