Senin, 28 Februari 2011

My favourite Book "Evita Peron"

Sinopsis
Maria Eva Ibarguren lahir pada 7 Mei 1919 di Los Toldos, Argentina. Ia adalah terakhir dari lima bersaudara. Orang tuanya bernama Juana Ibarguren dan Juan Duarte. Ayahnya meninggalkan Ia dan keluarganya dalam keadaan miskin. Pada saat di SMP, ia memilih untuk menjadi seorang aktris. Ia lalu pergi ke Buenos Ires untuk mewujudkannya. I di sana ditemani oleh saudar laki-lakinya yaitu Juan. Iapun menjadi terkenal,mulai dari bermain di acara radio; bermain opera sabun; dan membintangi acar-acara lainnya. Pada 22 Januari 1944, Eva bertemu dengan Juan Peron. Dan mereka menikah pada 22 Oktober 1945. Setelah Peron memenangkan pemilu untuk menjadi presiden, Eva pun menjadi First Lady. Setelah itu Evita menjadi sibuk. Ia lalu bekerja kantor Peron di Secretariat buruh dan Kesejahteraan Sosial. Ia banyak menjalankan program keadilan sosial di dalam ataupun di luar pemerintahan suaminya. Tetapi, kegiatan itu justru diserang oleh golongan kaya dan militer, Ia dituduh mencari popularitas dan memperkaya diri dengan cara mengkorupsi uang negara dan uang bantuan. Sayangnya, Evita tidak berumur panjang. Pada tahun 1952, Ia meninggal dunia akibat penyakit kanker. Sepeninggal Evita, kekuasaan Peron terus melemah karena digerogoti militer dan para pemilik modal. Akhirnya Peron jatuh dari keuasaannya.

Keistimewaan Tokoh
• Dapat berakting dengan sangat baik
• Sangat peduli terhadap orang lain
• Tidak mudah menyerah
• Menjadi motivator bagi orang lain
• Sangat perhatian dengan orang-orang miskin, para pekerja (descamisados)
• Berani menentang militer dan para pemilik modal
• Cantik
• Selalu berpakaian dengan glamor
• Punya ambisi yang kuat
• Tidak kenal lelah
• Dermawan
• Tidak mementingkan diri sendiri

Perjalanan Karir
• Pada 1935, Evita memilih untuk menjadi aktris di Buenos Aires
• Tampil di Radio Nacional
• Bergabung dengan Perusahaan Komedi Argentina
• 28 Maret 1935, ia memulai debut dengan peran kecil di pertunjukan, “La Senora de los Perez.”
• Pada Mei 1936, ia mengikuti tur dengan perusahaan milik Pepita Munoz, Jose Franco dan Eloy Alvarez
• Desember, ia bergabung dengan perusahaan Pablo Suero
• Di Buenos aires, ia bergabung dengan perusahaan Armando Discepolo
• Pada Agustus 1937, ia pertama kalinya bermain di film layar lebar
• Pada 1938-1940, ia muncul di panggung Buenos Aires
• Pada 1939, ia dan Pascual Pelliciotta mengepalai perusahaan teater udara di Radio Mitre dan di radio Prieto
• Pada 1943, ia mendirikan kumpulan bisnis Agrupacion Radial Argentina
• Pada 6 Mei 1944, ia terpilih sebagai President Agrupacion Radial Argentina
• Pada 8 Februari 1945, ia menggelar sidang wanita pekerja di Luna Park
• Pada 24 September, ia bekerja dari Kantor Peron di Sekretariat Buruh dan Kesejahteraan Sosial (Secretaria de Trabajo and Prevision)
• Pada 19 Juni 1948, ia mendirikan Yayasan Bantuan Sosial

Teladan yang dapat diambil dari Tokoh
• Tidak boleh gampang putus asa
• Kita harus membantu orang-orang yang membutuhkan
• Tidak boleh sombong
• Usahakan kita adalah orang yang berguna bagi orang lain
• Kita harus mempunyai ambisi yang kuat untuk mencapai cita-cita
• Kita harus berani mengambil hak kita yang belom kita dapatkan
• Mementingkan kepentingan orang lain dahulu bru kepentingan diri sendiri

Prestasi yang Pernah Diraih
• Menjadi President Agrupacion Radial Argentina
• Memimpin revolusi para buruh
• Memimpin pembebasan Peron
• Dari orang yang tidak berpendidikan dapat menjadi Ibu Negara yang sangat berpengaruh
• Juru kampanye yang hebat untuk pencalonan suaminya menjadi presiden Argentina

Inspirasi dari Tokoh
• Menjadi orang yang berguna bagi orang lain
• Berni memperjuangkan yang seharusnya menjadi milik kita
• Tidak menjadi orang yang sombong walaupun sudah berhasil
• Tidak boleh gampang putus asa

dokum 3



Ini adalah foto saat kami mewawancarai bpk warsono :B

dokum 2



Ini adalah foto saat kami, kelompok neptune sedang mewawancarai Tante Maya :D

dokum



Ini adalah foto saat aku, echa, adis, ayesha, kalvi dan ariq sedang mewawancarai bpk Priyo :)

Sabtu, 26 Februari 2011

Wawancara dengan Bapak Warsono

Senin, 21 Februari 2011, kami kelompok Neptune (aku, echa, adis, ayesha, ariq, dan kalvi) mewawancarai Bapak Warsono yang kita temui saat sedang berjualan di Langsat. Beliau berumur 39 tahun dan mempunyai 2 anak. Bapak Warsono ini bekerja sebagai penjual siomay keliling, sejak tahun 1995. Rute yang bapak lewati saat berjualan adalah mulai dari Cidondol – Kerinci – SMA 70 – Radio Dalam. Suka yang bpk alami saat berjualan adalah tidak terikat waktu, jadi bisa pulang kapan saja. Tetapi, dukanya juga ada, yaitu saat pembeli sepi dan harga bahan baku naik. Penghasilan bapak sehari-hari kira-kira berjumlah Rp50.000. Pesan bpk kepada remaja sekarang adalah “ Nanti kalau sudah sukses jangan lupakan tukang siomay ya hahahah,” canda bpk.

Wawancara dengan Tante Maya Hasan

Selasa, 22 Februari 2011, aku, echa, adis, ayesha, ariq dan kalvi mewawancarai Tante Maya Hasan. Tante Maya Hasan yang akrab dipanggil Maya ini mempunyai nama lengkap Maya Christina Worotikan Hasan. Beliau lahir di Hong Kong, 10 Januari 2011 dan sudah memiliki 3 anak. Tante Maya ini sudah dari kecil menyukai alat musik seperti biola dan suling. Walaupun begitu, cita-citanya saat masih kecil bukanlah menjadi musisi, melainkan ingin menjadi pengacara dan pramugari. Saat beliau sedang melihat-lihat alat musik, beliau tertarik dengan alat musik harpa dan mulai untuk mempelajarinya. Beliau berguru dengan guru flute nya. Tante Maya ini baru mulai mempelajari harpa dengan sungguh-sungguh saat SMA. Tetapi, teman-temannya sudah mempelajari harpa selama bertahun-tahun. Beliau berusaha mengejar ketinggalannya dengan memacu diri. Tante Maya ini merasa bahwa harpa adalah alat musik yang tepat untuknya. Beliau dapat berkembang melalui harpa dan harpa dapat berkembang ditangannya. Tante Maya ini pernah melakukan pertunjukkan ke berbagai negara di Dunia, diantaranya Amerika, Swiss, Singapura, Malaysia, Bali, Makassar, Ambon, Bandung, Surabaya, dan Semarang. Sebenarnya semua pertunjukkan mempunyai nilai yag berbeda-beda. Setiap kali pertunjukkan memainkan peran yang berbeda. Semua pertunjukkan mengesankan, tetapi yang paling mengesankan adalah pertunjukkan yang terakhir yaitu ke Swiss pada Januari lalu. Beliau tampil mewakili Indonesia di depan Kepala Negara Dunia. Beliau tampil berkolaborasi dengan tarian dari Sulawesi, Sasando dll. Sekarang Tante Maya sedang sibuk menyiapkan konser Java Jazz untuk show-nya George Benson. Beliau bercerita tentang suka dan dukanya menjadi pemain harpa. Sukanya adalah Beliau dapat berkolaborasi dengan orang-orang hebat, anak-anak musik dan tradisi Indonesia. Dukanya adalah sulit mencari kesamaan nada, kesulitan komunikasi dengan teman berduetnya. Maka dari itu, mereka berkomunikasi menggunakan musik. Pesan dari Tante Maya untuk kita semua adalah jangan gampang menyerah, bermimipilah setinggi langit dan jangan sia-siakan kesempatan yang ada.

Kamis, 03 Februari 2011

Wawancara Pak Priyo Budi Santoso

Ini adalah pengalamanku yang paling berkesan, yaitu mewawancarai public figure. Check it out! Minggu, 30 Januari 2011 lalu, aku dan temen2 ngewawancarain bpk. wakil ketua DPR kita, yaitu bpk. Priyo Budi Santoso. yang wawancara itu ada aku, nesya, adis, ayesha, kalvi dan ariq. Pertama-tama kita ngumpul dulu di warung siaga, sebenernya tuh kita kumpulnya jam 3 soalnya janjiannya jam setengah 5, tp nesya udh dateng dari jam setengah 2. hebat kan!?. trus nesya tuh yang udh sms-in aku gitu, udh sampe mana? beramngkat jam berapa? gitu2 deh. wkwk. trus akhirnya aku dateng jam setengah 3. tp pas aku ke sana, nesyamnya gak ada. aku telpon katanya lagi muter2, soalnya dia nungguin aku di mobil gak turun2 habis itu diliatin gitu, kan dianya gk enak yaudah dia jalan2 aja deh. habis itu aytesha dateng. baru beberapa detik ayesha dateng, nesya langsung dateng. trus kita duduk sambil mesen minuman. kita ngebahas pertanyaan yang udah kita buat masing2 di rumah. kita ngebahasnya tuh sambil main2 gitu deh. gak serius wkwk. pas kita lagi ngebahas pertanyaannya,. ariq dateng sama bapaknya naik motor. bapaknya nungguin gitu sambil makan. trus adis nelpon, dia bilang kesasar. dia tuh bukannya belok ke arah WS malah ke arah rumah sakit umum yang ngarah ke jalan raya. dia kan nanya, aku juga bingung gak bisa nge jelasin. dia tuh nelpon berkali-kali tapi tetep aja aku gak bisa ngejelasin heheh :p. udh berapa kali dia nelpon, akhirnya dia datang juga wkwk. habis adis dateng, langsung semuanya kacau, gak ada lagi yang ngebahas pertanyaan, tp malah main bb hahah adis.. adis.. dia juga gk bikin lagi, lawak deh adis. trus pas udh duduk, eh kalvi nelpon lagi, katanya dia juga kesasar -,-. dia tuh juga sama kasusnya sama adis, dia tuh beloknya ke arah rumah sakit umum, bukan ke WS. akhirnya, dia dateng juga deh. trus kan kita ngebahas pertanyaannya. habis itu ayah sama mama dateng deh. pas ayah sama mama dateng, aku baru inget kalo aku tuh belom sholat, yaudah deh sholat dulu. sebenernya ku ngajk semuanya sholat, tp pada gk mau. habis aku sholat, kita langsung berangkat naik kijang. yang nganterin mama. di mobil kita sibuk ngurutin pertanyaan dari awal sampe akhir dan dibagi siapa aja yang nanya. kita tuh deg2an bgt! pas udh masuk kompleknya, kita tambah deg2an lagi. rumah2 di komplek itui gede2 semua. trus pas kita ketemu rumahnya, itu tambah deg2an. apalagi pas mau turun, itu tuh deg2an bgt! habis kita turun, satpamnya ngasih tau kalo pak priyonya blm nyampe rumah, mungkin masih sampe bandara. tp katanya masuk dulu aja. pas kita masuk, itu rumahnya super gede! apalagi kan kita duduk di meja makan, di depannya persis tuh kolam renang. rumahnya tuh yang suasana roma2 gtu deh. pokonya rumahnya nge dewa bgt. si klavi tuh sampe norak gitu deh, ke kamar mandnya, trus masuk ke dapurnya, foto2 di kolam renangnya hahah. sebenernya sih bukan kalvi doang yang norak, semuanya juga. pas jam 5 pak priyonya dateng. kita tuh yang tambah deg2an gitu. kita pikir beiau mau langsung nemuin kita, ternyata enggak, dia mungkin makan dulu. yaudah deh, kita tau kok kalo beliau habis pulang dari surabaya, jadinya capek. kita tunggu sampe jam setengah 6. trus dia nemuin kita di meja makan depan. ternyata pas kita mulai ngobrol, beliau orangnya gk kaku, asik malah. aku jadi gak deg2an lagi. kita wawancara setengah jam sampe jam 6. trus kita foto bersama langsunmg pamit pulang. soalnya kata mama. pak priyo nanti jam 7 ada kondangan. jadi kita langsung pulang. di mobil, kita tuh kayak ngomongin rumahnya gitu haha. sampe di warung siaga, kita langsung sholat berjama'ah. kalvi yang jadi imam wkwk. habis kita sholat, kita langsung ke 711 pejaten. kita tuh kayak diliatin orang banyak gitu, soalnya kan hari minggu, malem2 jam 7, pake baju batik labschool lagi. lawak bgt! kita belinya slurpee. kalvi, echa, adis belinya yang medium. kalo aku sama ayesha yang small. masa tulisannya kan ready to serve, tp masa' masih encer, cair. yaudah deh kita semua ngambilnya yang sprite. trus kata mas2nya sedotannya tuh tinggal 1, yang dapet echa. dan kita minumnya pake sedotan kopi -,-. susah bgt, minumnya. ariq kita tawarin gak mau soalnya dia lagi sakit. echa sama kalvi juga beli big bite. si adis beli lays. tp aku sama ayesha gk beli apa2.habis semua udh pada bayar, langsung balik lagi ke warung siaga. semua udh pada dijemput kecuali ayesha sama ariq. tp kalo ayesha pingin ke rumahku dulu, disuruh ibunya. kalo ariq nunggunya di WS. ayesha ke rumahku dan ariq tinggal sendiri. dan mereka dijemput jam 8 malam. :):):)