Sabtu, 26 Februari 2011

Wawancara dengan Tante Maya Hasan

Selasa, 22 Februari 2011, aku, echa, adis, ayesha, ariq dan kalvi mewawancarai Tante Maya Hasan. Tante Maya Hasan yang akrab dipanggil Maya ini mempunyai nama lengkap Maya Christina Worotikan Hasan. Beliau lahir di Hong Kong, 10 Januari 2011 dan sudah memiliki 3 anak. Tante Maya ini sudah dari kecil menyukai alat musik seperti biola dan suling. Walaupun begitu, cita-citanya saat masih kecil bukanlah menjadi musisi, melainkan ingin menjadi pengacara dan pramugari. Saat beliau sedang melihat-lihat alat musik, beliau tertarik dengan alat musik harpa dan mulai untuk mempelajarinya. Beliau berguru dengan guru flute nya. Tante Maya ini baru mulai mempelajari harpa dengan sungguh-sungguh saat SMA. Tetapi, teman-temannya sudah mempelajari harpa selama bertahun-tahun. Beliau berusaha mengejar ketinggalannya dengan memacu diri. Tante Maya ini merasa bahwa harpa adalah alat musik yang tepat untuknya. Beliau dapat berkembang melalui harpa dan harpa dapat berkembang ditangannya. Tante Maya ini pernah melakukan pertunjukkan ke berbagai negara di Dunia, diantaranya Amerika, Swiss, Singapura, Malaysia, Bali, Makassar, Ambon, Bandung, Surabaya, dan Semarang. Sebenarnya semua pertunjukkan mempunyai nilai yag berbeda-beda. Setiap kali pertunjukkan memainkan peran yang berbeda. Semua pertunjukkan mengesankan, tetapi yang paling mengesankan adalah pertunjukkan yang terakhir yaitu ke Swiss pada Januari lalu. Beliau tampil mewakili Indonesia di depan Kepala Negara Dunia. Beliau tampil berkolaborasi dengan tarian dari Sulawesi, Sasando dll. Sekarang Tante Maya sedang sibuk menyiapkan konser Java Jazz untuk show-nya George Benson. Beliau bercerita tentang suka dan dukanya menjadi pemain harpa. Sukanya adalah Beliau dapat berkolaborasi dengan orang-orang hebat, anak-anak musik dan tradisi Indonesia. Dukanya adalah sulit mencari kesamaan nada, kesulitan komunikasi dengan teman berduetnya. Maka dari itu, mereka berkomunikasi menggunakan musik. Pesan dari Tante Maya untuk kita semua adalah jangan gampang menyerah, bermimipilah setinggi langit dan jangan sia-siakan kesempatan yang ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar