BAB I
Manusia Sebagai Makhluk Sosial dan
Mahluk Ekonomi yang bermoral
• Manusia sebagai Sebagai Makhluk hidup secara sadar atau tidak sadar membutuhkan orang lain ( homo socialis )
• Untuk dapat berhubungan dengan orang lain , manusia harus memperhatikan norma yang berlaku. Jika tidak maka manusia akan saling memakan ( bersaing tidak sehat ) seperti manusia serigala ( homo homini lupus )
• Sedangkangkan homo economicus berarti perilaku manusia untuk senantiasa memaksimalkan pemenuhan kebutuhan hidupnya.
• Kata Ekonomi berasal dari bahasa Yunani “ oikonomia “ yang terdiri dari kata oikos dan nomos yang berarti aturan rumah tangga. Sedangkan secara luas , ekonomi berarti semua kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan memanfaatkan sumber daya yang langka
• Manfaat ilmu ekonomi
1. membantu kita menentukan cara yang tepat dalam memanfaatkan sumber daya yang langka
2. membantu kita menggunakan alat pemuas kebutuhan yang terbatas
3. membantu kita memilih dan menetapkan skala prioritas
• Kebutuhan manusia yang tidak terbatas menjadi permasalahan dalam perekonomian karena terjadi ketidakseimbangan antara jumlah dan sumber daya sebagai alat pemuas kebutuhan. Apalagi untuk sumber daya alam yang sebagian besar tidak dapat diperbaharui.
• Ditambah pertambahan penduduk yang jauh lebih cepat disbanding pertambahan jumlah bahan makanan ( T.R. Malthus )
• Contoh tindakan yang tidak homoekonomikus
Dalam pertemuan PK ada demo panic. Walaupunt tidak butuh banyak ibu ibu yang membeli karena gengsi
Ibu selalu pergi ke swalayan meskipun harganya mahal
• Manusia yang berprinsip homoekonomikus mempunyai cirri :
Bertindak efisien
Tindakan ekonomi didasari kepentingan sendiri
• Contoh tindakan manusia yang makhluk ekonomi dan social yang bermoral yaitu :
Kalaupun dengan tetangga kita berjualan barang yang sama , kita tetap bersaing secara sehat dan tidak saling menjatuhkan
Iklan satu produk tidak boleh menjelekkan produk sejenis karena tidak sesuai dengan etika bisnis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar